RSS Feed

Sarapan Bergizi, Sehat & Segar Cepat Saji untuk Anak


French bread sandwich with fries.

Image via Wikipedia

KOMPAS.com – Mungkin Anda pernah mengalami kesulitan saat menyiapkan sarapan bagi si kecil. Keinginan sang buah hati yang beragam, disertai keengganannya mengonsumsi sayur, bisa memaksa Anda untuk memutar otak agar dapat menyiapkan sarapan yang disukai sekaligus memenuhi asupan gizinya.

Sebetulnya Anda bisa membuat menu yang mudah namun lengkap gizinya, seperti sandwich. Roti isi ini bisa dimasukkan ke dalam kotak makanan anak, saat anak tak sempat sarapan di rumah. Cara membuat sandwich cukup mudah. Coba rendam roti tawar (petty) ke dalam susu, lalu simpan ke dalam freezer. Siapkan untuk persediaan selama satu minggu. Setiap kali akan menghidangkannya untuk pagi hari, malam hari sebelumnya keluarkan petty dan simpan dalam bungkus plastik. Pagi hari, petty tersebut bisa Anda buka lalu isi sesuai selera anak. Misalkan ground beef, telur, atau ayam. Jangan lupa masukkan sayuran ke dalam roti. Sampaikan kepada anak, bahwa sayuran penting bagi daya tahan tubuhnya.

“Jangan berbohong pada anak. Katakan bahwa Anda memasukkan sayuran ke dalam sandwich-nya. Sandwich tidak perlu ditambahkan bawang kalau anak tidak suka. Menyisipkan sayuran di dalam sandwich lebih baik daripada jika sayur itu diblender sebagai jus,” ujar Chef Michael Wahyudi Agung, Executive Chef untuk Anaheim Internasional Hotel Management, usai melakukan demo “Cooking Groovy” dalam acara Women Fiesta di Gandaria City, Jakarta, Sabtu (28/5/2011) lalu.

Chef Michael menyarankan, Anda bisa menambahkan mayones, olive oil, atau saus tomat dan saus sambal ke dalam sandwich untuk memperkuat rasa, namun sesuaikan dengan selera anak. Isi sandwich juga bisa diganti-ganti sesuai permintaan anak, misalnya hari ini daging sapi, besok tuna, lusa ayam. Namun, tetap beri pengertian pada anak bahwa sayuran harus selalu ada di dalam sandwich.

Untuk makan siang dan makan malam, Anda bisa menyiapkan appetizer berupa salad segar untuk menggugah selera makan. Dengan rutin menyiapkan salad sebagai appetizer, anak-anak akan terbiasa mengonsumsi sayuran tanpa dipaksa. Untuk penyajian siang hari, Anda bisa membuat salad yang renyah seperti selada iceberg atau selada romaince. Untuk penyajian malam hari, Anda bisa menggunakan jenis sayuran arugula atau rucola (atau lebih dikenal dengan roquette).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: